Teknik Otomotif
Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Sepeda Motor (TSM) adalah dua kompetensi keahlian yang berbeda di dalam program keahlian Teknik Otomotif SMK. Keduanya sama-sama mempelajari dasar-dasar mesin, kelistrikan, dan sistem perawatan, tetapi dengan fokus yang berbeda.
Persiapan Menuju Dunia Kerja, kurikulum untuk TKR dan TSM sama-sama disusun agar sesuai dengan kebutuhan industri (link and match). Beberapa strategi yang umum diterapkan meliputi:
- Praktik Kerja Lapangan (PKL): Wajib bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di bengkel atau industri yang relevan dengan bidangnya.
- Guru Tamu dari Industri: Sekolah sering mendatangkan praktisi berpengalaman dari bengkel resmi atau perusahaan otomotif untuk mengajarkan teknologi dan standar kerja terkini.
- Sertifikasi Kompetensi: Siswa didorong untuk mendapatkan sertifikat keahlian dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang diakui oleh industri, sehingga lebih siap bersaing.
Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran untuk kelas X (sepuluh) akan lebih bersifat pengenalan melalui mata pelajaran "Dasar-Dasar Program Keahlian" yang bersifat umum untuk semua jurusan otomotif. Pada kelas XI dan XII, barulah siswa akan mendalami mata pelajaran inti yang spesifik sesuai dengan konsentrasi keahlian yang dipilih, baik TKR maupun TSM.
Halaman Lainnya
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT)
Jurusan ini merupakan nama baru dari Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang berubah seiring penerapan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum SMK Pusat Keunggulan . Perubahan nama ini tidak ha
Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG)
PPLG merupakan perubahan nama dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang terjadi seiring penerapan Kurikulum Merdeka dan kebutuhan industri 4.0. Perubahan ini menandakan perluasan
Teknik Mekanik Industri (TMI)
Teknik Mekanik Industri (TMI) adalah konsentrasi keahlian di SMK yang berfokus pada pemeliharaan, perawatan, dan perbaikan mesin-mesin industri . Berbeda dengan TKR (mobil) atau TSM (mo